You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Kuajang
Logo Desa Kuajang
Desa Kuajang

Kec. Binuang, Kab. Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat

Selamat Datang di Website Resmi Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar | Layanan Pemerintah Desa Kuajang - Senin - Jumat (08:00) - (15:30) Wita, Pengaduan +62 82347170047 Selengkapnya

BPS Monev Progres Pendataan Potensi Kakao di Desa Kuajang dalam Program Desa Cantik

SYAHARUDDIN, S.Pd 19 Juni 2025 Dibaca 160 Kali
BPS Monev Progres Pendataan Potensi Kakao di Desa Kuajang dalam Program Desa Cantik

Kuajang, 19 Juni 2025 – Badan Pusat Statistik (BPS) kembali melaksanakan kegiatan monitoring di Desa Kuajang sebagai bagian dari program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik). Kali ini, fokus kegiatan adalah memantau progres penginputan data terkait potensi komoditas kakao di desa tersebut.

Dalam kegiatan monitoring ini, salah satu materi penting yang disampaikan oleh Nurjannah adalah mengenai pengolahan, penyajian tabel, dan grafik analisis data. Materi ini sangat krusial untuk membekali perangkat desa dan agen statistik lokal agar mampu mengelola data potensi kakao yang telah dikumpulkan dengan baik.

Nurjannah menjelaskan langkah-langkah dalam membersihkan, merapikan, dan mengolah data mentah menjadi informasi yang siap disajikan. Ia juga mengajarkan bagaimana menyajikan data secara efektif dalam bentuk tabel yang mudah dibaca dan grafik yang menarik, seperti diagram batang, diagram lingkaran, atau grafik garis. Kemampuan ini penting agar data yang terkumpul tidak hanya menjadi angka, tetapi bisa bercerita dan memberikan gambaran jelas mengenai kondisi potensi kakao di Desa Kuajang.

Selain itu, Nurjannah turut membimbing dalam analisis data sederhana untuk mengidentifikasi tren, pola, atau anomali yang mungkin muncul dari data. Misalnya, dari data yang ada, mereka bisa melihat rata-rata produksi kakao per petani, atau daerah mana saja yang memiliki potensi panen tertinggi.

"Data itu seperti harta karun," ujar Nurjannah. "Jika hanya dikumpulkan tanpa diolah dan dianalisis, ia tidak akan memberikan manfaat maksimal. Melalui pelatihan ini, kami berharap rekan-rekan di Desa Kuajang bisa mengubah data mentah menjadi informasi yang berharga, yang dapat membantu mereka dalam membuat keputusan cerdas untuk pengembangan potensi kakao desa."

Kepala Desa Kuajang, H. Muhammad S., dalam sambutannya menyambut baik kegiatan ini. "Kami sangat mengapresiasi kehadiran BPS di Desa Kuajang. Program Desa Cantik ini sangat membantu kami dalam menyadari pentingnya data untuk pembangunan desa. Dengan data yang akurat tentang potensi kakao, kami bisa merumuskan program yang lebih tepat sasaran, mulai dari peningkatan kualitas bibit, perbaikan infrastruktur, hingga pendampingan petani. Ini adalah langkah maju bagi kesejahteraan masyarakat petani kakao kami."

Senada dengan Kepala Desa, Sekretaris Desa Syaharuddin, yang akrab disapa Pua Kaso, juga menekankan pentingnya keberlanjutan program ini. "Ke depan, kami berharap ada integrasi antara output kegiatan Desa Cantik ini dengan program desa terkait Sistem Informasi Desa (SID). Penting sekali ada sinkronisasi data agar data yang terkumpul bisa lebih optimal disajikan kepada masyarakat, dan juga menjadi dasar kuat untuk perencanaan pembangunan desa secara menyeluruh," tutur Pua Kaso.

Tim BPS yang hadir di Desa Kuajang berdiskusi langsung dengan pihak desa untuk meninjau proses penginputan data, mengidentifikasi kendala yang mungkin dihadapi, serta memberikan asistensi teknis. Pendataan potensi kakao mencakup berbagai aspek, mulai dari luas lahan tanam, jumlah pohon produktif, perkiraan hasil panen, hingga kendala yang dihadapi petani kakao.

Kepala BPS setempat menyatakan bahwa program Desa Cantik merupakan inisiatif penting untuk meningkatkan literasi statistik di tingkat desa dan mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan. "Melalui pendataan yang akurat dan terkini, kami berharap Desa Kuajang dapat mengoptimalkan potensi kakao mereka dan meningkatkan kesejahteraan petani," ujarnya.

Diharapkan, dengan data yang valid dan terintegrasi, serta kemampuan pengolahan data yang mumpuni, Desa Kuajang dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk pengembangan sektor kakao, seperti peningkatan kualitas produk, akses pasar, atau program pelatihan bagi petani. Kegiatan monitoring ini akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan kualitas data tetap terjaga.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 109.542.000,00 Rp 1.018.065.092,00
10.76%
Belanja
Rp 109.542.000,00 Rp 1.018.065.092,00
10.76%

APBDes 2026 Pendapatan

Dana Desa
Rp 37.160.000,00 Rp 373.456.000,00
9.95%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 20.794.092,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 72.382.000,00 Rp 596.815.000,00
12.13%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 27.000.000,00
0%

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 72.382.000,00 Rp 635.268.092,00
11.39%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 28.160.000,00 Rp 248.297.000,00
11.34%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 0,00 Rp 98.500.000,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 9.000.000,00 Rp 36.000.000,00
25%